Dana BOS Dilarang untuk Menggaji Guru Honorer!

By | May 21, 2016

Dana BOS Dilarang untuk Menggaji Guru Honorer!Guru honorer atau guru wiyata bakti saat ini jumlahnya terhitung sangat banyak, hal ini dikarenakan pemerintah saat ini semakin jarang mengadakan tes CPNS. Hal ini juga berbanding lurus dengan semakin banyaknya guru PNS yang pensiun dari hari ke hari. Karena 2 keadaan inilah banyak sekolah negeri di Indonesia kekurangan guru untuk mengajar anak didik mereka. Untuk mengurangi kekurangan guru ini, setiap sekolah mau tidak mau pasti menggunakan tenaga guru honorer untuk menutupi kekurangan guru di sekolah mereka.

Dengan banyaknya jumlah guru honorer di masing-masing sekolah ini, membuat beberapa sekolah khususnya sekolah yang berada di daerah pinggiran kesulitan untuk menggaji mereka. Walaupun kita tahu jumlah uang yang digunakan untuk menggaji guru honorer ini jumlahnya tidak terlalu banyak, hanya berkisar antara 350 ribu hingga 450 ribu rupiah. Mungkin bagi sekolah yang berada di perkotaan gaji guru honorer ini dapat diambil dari paguyuban sekolah yang memang sudah dibuat kesepakatan sebelumnya antara pihak sekolah dengan paguyuban. Namun untuk sekolah yang berada di daerah pinggiran beberapa mungkin masih ada yang menggaji guru honorer ini dari Dana BOS.

Nah mulai saat ini pemerintah sudah melarang penggunaan dana BOS untuk menggaji guru honorer, jadi bagi sekolah yang masih menggunakan dana BOS untuk menggaji para guru wiyata bakti diharapkan untuk menggunakan dana dari sumber lainnya. Namun sepertinya keputusan pemerintah ini masih terlalu berat untuk beberapa sekolah yang berada di daerah pinggiran. Mereka tidak tahu lagi akan mengambil dana dari mana lagi untuk menggaji para guru wiyata bakti ini. Apakah mereka harus menghentikan para guru honorer yang masih mengajar dengan sepenuh hati di sekolah mereka?

Facebook Comments