Nilai Minimal Kelulusan Sertifikasi Guru Menjadi 80 Poin

By | October 2, 2016

Batas Nilai Minimal Kelulusan Sertifikasi Sekarang Adalah 80 PoinKebijakan pemerintah berdasarkan pada nilai minimal kelulusan sertifikasi yang ditetapkan oleh kementrian pendidikan dan kebudayan tahun 2016 meningkat menjadi 80 poin. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Sumarna Surapranata menuturkan kebijakan tersebut diterapkan sesuai dengan arahan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Tentunya bagi guru yang akan mengikuti uji kompetensi guru dengan menaiknya nilai minimal kelulusan sertifikasi para guru agar lebih mempersiapkan diri dalam mempelajari materi materi pada umumnya  yang akan di ujikan dalam  pendidikan dan latihan profesi guru untuk menempuh uji kompetensi guru yang telah di tetapkan oleh pemerintah yang akan segera di laksanakan di universitas terakreditasi.

Kenaikan nilai minimal kelulusan sertifikasi ini ditujukan agar dapat membedakan kualitas guru berdasarkan sertifikasi serta membedakan guru yang telah mendapatkan sertifikasi dan guru yang belum bersertifikasi ujar pemerintah. Sehubungan dengan adanya laporan dari Bang Dunia (worl bank-red) bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam uji kompetensi guru, maka para guru peserta uji  akan dikarantina selama 10 bulan di kampus yang telah di tetapkan menjadi tempat pelaksanaan sertifikasi guru.

Hal ini melihat dari fakta bahwa nilai minimal kelulusan sertifikasi pada tahun sebelumya adalah 42 poin yang dinilai terlalu rendah menurut  direktur jendral guru dan tenaga kerja pendidikan dan kebudayaan. Maka untuk tahun 2016 pemerintah meyakini guru calon peserta mampu mencapai nilai 80 poin sesuai dengan sebaran nilai guru peserta sertifikasi  uji kompetensi guru pada tahun 2016 yang telah di ujikan kepada banyak guru.

Walaupun banyak peserta yang mampu mendapatkan poin 80, namun ada sejumlah guru yang tidak berpotensi lulus sesuai dengan ketentuan. Pemerintah kepada kementrian pendidikan dan kebudayaan (kemdikbud) menyarankan untuk memberikan kebijakan bagi para guru yang tidak mencapai nilai minimal kelulusan sertifikasi sebesar 80 poin untuk dapat mengulangi ujian pada kesempatan selanjutnya.

Peserta yang mengulang juga tidak perlu mengikuti proses sertifikasi dari awal dan mendapatkan kebijaksanaan sebanyak maksimal 4 kali untuk mengikuti uji kompetensi guru yang di adakan dua kali dalam satu tahun untuk mendapatkan sertifikasi guru.

Tidak usah down melihat pasing grade karena hanya akan menyulitkan anda dalam proses persiapan anda. Pemerintah mengharapkan agar nilai passing grade yang telah ditetapkan membuat guru semakin professional dalam menjalankan tugas sebagai pengajar. Kuncinya adalah optimis dan mempersiapkan diri agar guru peserta yakin mampu melewati nilai minimal kelulusan sertifikasi sebanyak 80 poin selayaknya guru professional dan tersertifikasi.

Facebook Comments