Marahi Anak Dengan Cerdik

Kadang kala kita sebagai orantua perlu marah, dengan menunjukkan marah diharapkan anak akan belajar untuk introspeksi diri. Namun agar marah kita tidak menyebabkan dampak buruk pada anak, kita perlu trik untuk marah. Gunakan kata-kata kunci untuk menekankan bahwa jika sampai kata /kalimat itu muncul maka hal yang di maksud tidak bisa dianggap benar/enteng.

Teknisnya: Gunakan kata sedih untuk level 1,kata kecewa untuk level 2, marah level 3.

  • Ayah sedih melihat Mas Arya marahan dengan Mas Yusuf (ekspresi sedih,minta langsung bermaafan/menyelesaikan permasalahan dengan langsung)
  • Ayah kecewa Mas Arya masih marahan dengan Mas Yusuf, benar Ayah kecewa (intonasi ,penekanan kata mulai naik sedikit ,untuk kalimat kecewa disarankan di ulangi,lalu minta anak untuk menyelesaikan masalah segera)
  • Ayah sangat sedih/kecewa/marah dengan Mas Arya dan Mas Yusuf ,tapi Ayah sayang sekali dengan Mas Arya dan Mas Yusuf”, Jika sudah ada niat berbaikan temui Ayah di belakang”. Ucapkan dengan perasaan mendalam sambil menatap mata anak dan memegang pundaknya.

Closing dengan kalimat yang menunjukkan rasa sayang setiap selesai

  • Ayah dan Ibu sangat takut Mas Adi bermain hal berbahaya tadi, Ayah sudah memperingatkan dengan pelan,tapi masih di langgar akhirnya tadi hampir tertabrak motor, cukup sekali, jangan di ulangi lagi, Ayah mohon maaf tadi berteriak keras, semoga nanti Ayah tidak perlu sampai berteriak, Ayah dan Ibu sayang Mas Adi (sampaikan dengan rasa yang mendalam).

Untuk mengetahui lebih banyak trik dan tips parenting seperti diatas yang lebih lengkap silakan mendownload Paket ebook.

  1. Seri Parenting 41 Cara Biologis
  2. 15 Permainan Edukatif Untuk Optimalkan Motorik Anak
  3. Panduan Pembiasaan karakter
  4. Tes Cepat Prediksi Bakat Minat Anak
  5. BUKUTA Tabel Bantu Belajar Baca Tulis

berikut beberapa gambaran isi ebook tersebut

  • Tunjukkan Siapa Kita
  • Meeting Dan Sharing
  • Kata Kunci Marah
  • Jangan Turuti Semua Keinginan Anak
  • Diskusi Sebab Akibat
  • Berikan Reward
  • Latih Empati
  • Mulai Belajar Dengan Perlahan
  • Belajar Harus Terjadwal
  • Aturan Harian Serta Alasannya
  • Atur Interaksi Anak Dengan Dunia Luar
  • Saring Yang Di Tangkap Anak Dari Luar
  • Gambarkan Bagaimana Orangtua
  • Berikan Tanggung Jawab Kebersihan
  • Perkenalkan Keagamaan
  • Ajak Anak Beranalisa
  • Ruang Kreatifitas & Berlatih Bertanggung Jawab
  • Ngobrol Personal Dan Menegaskan Kodrat Anak
  • Latih Berani Ambil Keputusan
  • Mengatasi Penolakan
  • Bersyukur Selalu Nak
  • Tugas Hanya Untuk Yang Pemberani
  • Presentasi Sebelum Tidur
  • Ajarkan Malu Dan Aturan Tentang Menjaga Aurat
  • Ajarkan Asyiknya Membaca
  • Pancing Kebiasaan Ucap Terimakasih & Sayang Kepada Orangtua Dan Saudara
  • Bersabar Dengan Perubahan Perilaku
  • Do’akan Anak
  • Minta Tolong Kakak, Minta Tolong Adik
  • Berikan Panggilan-Panggilan Kesayangan
  • Marah Dengan Do’a
  • Jangan Sepelekan Corat-Coret/ Menggambar Tanpa Bentuk
  • Ajak anak melakukan sedekah
  • Sering Manfaatkan Anak Untuk Membantu Pekerjaan
  • Atur Jajannya
  • Keuntungan dengan HP
  • Jika Terpaksa Berikan Hpnya
  • Doktrin Bahwa Anakku Adalah
  • Biasakan Tantangan
  • Budaya Antri
  • Melatih Motorik Anak
  • Tes Bakat Minat Anak
Scroll to Top